Showing posts with label Info Program Kecerdasan Anak. Show all posts
Showing posts with label Info Program Kecerdasan Anak. Show all posts

Monday, August 18, 2014

Perbaiki dan Rubah Pola Pikir - Kebiasaan Anda

Aku adalah teman sejatimu.
Aku adalah penolongmu yang paling hebat, Juga adalah bebanmu yang paling berat.
Aku akan mendorongmu maju.
Atau menyeretmu kedalam kegagalan.
Aku sepenuhnya tunduk pada perintahmu.

Sembilan puluh persen hal yang kamu perbuat Boleh kamu serahkan kepadaku.
Dan aku akan dapat mengerjakan secara cepat dan tepat.
Aku mudah diatur, Tunjukkanlah kepadaku.
Bagaimana persisnya kamu menghendaki sesuatu dikerjakan.
Dan setelah beberapa kali aku akan mengerjakannya secara otomatis.

Aku adalah hamba semua orang hebat.
Dan sayangnya juga hamba semua orang pecundang.
Aku bukan mesin, Walaupun aku bekerja dengan presisi mesin.
Dan ditambah intelegensi manusia.
Kamu bisa menjalankan aku.

Demi meraih keuntungan atau malah hancur, Tidak ada bedanya bagiku.
Ambillah aku, latihlah aku, bersikaplah tegas terhadapku…
Maka aku akan menempatkan dunia dibawah kakimu.
Bersikap longgarlah terhadapku. Maka aku akan menghancurkanmu..

Siapakah aku..? Aku adalah "KEBIASAAN".
Kebiasaan-kebiasaan yang baik harus dipegang erat-erat dengan kuat dan dengan komitmen yang tinggi.

Terlepas bagaimana perasaan anda saat itu, setiap keputusan yang dikuatkan oleh kehendak anda untuk mengambil tindakan sesuai dengan komitmen anda akan mendatangkan hasil-hasil yang mengagumkan dalam waktu yang relatif singkat..

Mari kita Pastikan untuk Membangun, Melatih, Membentuk “Kebiasaan” tersebut. Kebiasaan yang Positif, Baik dan Memberdayakan Diri. Untuk Menjadikan Diri yang Terbaik adanya.

Ubahlah Pikiran Anda
Bila anda mengubah Pikiran anda, anda mengubah Keyakinan Diri anda
Bila anda mengubah Keyakinan Diri anda, anda mengubah Harapan-harapan anda
Bila anda mengubah Harapan-harapan anda, anda mengubah Sikap anda
Bila anda mengubah Sikap anda, anda mengubah Tingkah Laku anda
Bila anda mengubah Tingkah Laku anda, anda mengubah Kinerja anda
Bila anda mengubah Kinerja anda, anda mengubah Nasib anda
Bila anda mengubah Nasib anda, anda mengubah Hidup anda

------------------------------------------------
Perbaiki dan Rubah Pola Pikir - Kebiasaan Anda, dengan mengikuti :

Baca Selengkapnya......

Monday, March 17, 2014

Aneka Program Pelatihan di Terapi NurSyifa'

Meningkatkan Kualitas Kehidupan Anda, tentunya Kualitas tersebut akan bisa meningkat bila Anda mau berupaya dan berusaha Meningkatkan Kualitas Diri…..
Kualitas Diri bisa meningkat bila Anda mau merubah Pola Pikir (dengan Mengikuti Program Buka Aura Nur Ilahi tentunya), dimana dengan adanya Perubahan Pola Pikir yang baru tentunya akan berdampak pada perubahan Pola Perilaku Anda (yang akan berdampak pada perubahan dalam Sikap, Tindakan, Ucapan, Pemikiran, dsbnya)……
Anda akan dibimbing untuk Membangun dan Membentuk Kebiasaan-kebiasaan Baru yang Lebih Baik (Kebiasaan dalam Berpikir dan Berperilaku), mengubah Aktivitas Ritual Keseharian (Bekerja dan Ber-Ibadah) menjadi Aktivitas Spiritual yang melibatkan unsur Jiwa (Hati dan Pikiran) agar bisa mendapatkan Manfaat yang Lebih Luar Biasa……Memperbaiki Kesehatan Diri Anda dalam segala hal (Kesehatan Jiwa, Kesehatan Raga-Rohani, Kesehatan Rejeki, Kesehatan Hubungan dgn Sesama, Kesehatan Hubungan dgn Allah).
TERAPI NURSYIFA' MENGGUNAKAN METODE TAKHOLI (Pembersihan Diri) dan TAHALI (Pembangkitan & Pengisian) dengan NUR ASMAUL HUSNA (Sifat-sifat Allah yang Maha Agung, Terpuji & Luhur) dan NUR AKHLAQUL KARIMAH (Pembangkitan Sifat-sifat Baik dalam Diri) pada PROGRAM Buka Aura Nur Ilahi®
Menerapkan Terobosan Baru : Program Teknologi Stimulasi Otak NurSyifa'

Membersihkan Hati, Menata Hati, Menjaga dan Memelihara Hati, Meningkatkan Potensi Hati. Memperbaiki Kemampuan ber Komunikasi : pada Diri sendiri, orang lain, Semesta dan Ilahi (Allah).
Menata dan Mengolah Potensi Kekuatan Pikiran, baik Potensi Pikiran Sadar maupun Bawah Sadar. Memahami dan Memaknai tentang Kebahagiaan yang sesungguhnya. Menata dan Mengolah Vibrasi Pikiran dan Hati serta Memancarkannya.
Menghadapi, Menyikapi, Mengelola Masalah sehingga Mampu Menjalaninya dengan Sikap Diri, Pemikiran dan Tindakan yang selalunya Lebih Baik dan Menyenangkan.
Membangun dan Meningkatkan Kekuatan Keyakinan pada Diri dan Ilahi (Allah) hingga Tahapan me Yakini sepenuhnya. Memahami tentang Niat dan Memantapkannya.
Metode ber Zikir dengan SeNi. Berpikir 360 derajat. Rahasia ber Doa yang lebih Benar dan Baik agar PASTI di Dengar dan di Kabulkan Allah. Rahasia Memohon, Menerima, Memahami dan Memperoleh Petunjuk Allah. On Line dan In Line dengan Allah. Dan banyak materi yang lainnya.

“Jika Kecerdasan Intelektual membuat seseorang Pandai, dan Kecerdasan Emosional menjadikannya Bisa Mengendalikan Diri, maka Kecerdasan Spiritual memungkinkan Hidupnya Penuh Arti. Ini Diyakini Merupakan Kecerdasan Tertinggi”.
Pengaktifan Nur-Ilahi dan Kekuatan Ilahiyah. Meningkatkan Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritualnya. Dibangkitkan berbagai macam Kekuatan, Potensi dan Kemampuan yang tersembunyi sesuai dengan minat, bakat dan potensinya.
Meningkatkan Daya Konsentrasi, Semangat dan Pengendalian Diri, meningkatkan Daya Pikir, Kecerdasan, Daya Tangkap, Ingatan, dll. (Aktifitas Neuron diotak ditingkatkan, dipercepat).
Bersih dan Terjaga dari Unsur-unsur Hewani yang Mengganggu, Pengaruh Jahat, Energi Negatif, Hawa Kegelapan dan Gangguan Makhluk. Meningkatkan Kondisi Kesehatan, Kekuatan serta Vitalitasnya. Meningkatkan Imunitas (kekebalan tubuh-antibody) terhadap berbagai Penyakit.
Dibangkitkan berbagai Kepekaan yang bermanfaat untuk menunjang Kehidupan (Kepekaan Gerak-Rasa-Bathin-Mata Bathin-Energi). Terisi, Diselimuti, Dibungkus dengan Cahaya Nur Perlindungan dan Keselamatan dari Allah. Membangkitkan dan Menumbuhkan Nur Asmaul Husnah & Nur Akhlaqul Karimah (Sifat-sifat Allah dan Budi Pekerti yang Luhur Akhlak yang mulia).

Merupakan suatu bentuk Terapi yang sangat Singkat dengan Hasil yang Maksimal untuk menjadikan Diri Anda sebagai :
Magnet Cinta (Jodoh, Keharmonisan Rumah Tangga-Hubungan dengan siapapun-Menebar Kasih Sayang, di Sayangi dan di Cintai siapapun).
Magnet Rejeki (Kesehatan, Keselamatan, Ketenangan & Kebahagiaan, Kemampuan & Keilmuan, Uang, Jabatan, Prestasi, dll.).
Magnet Keberlimpahan Diri (Menarik & Mendatangkan berbagai hal yang Membaikkan Kehidupan Dunia Akherat).

Kegiatan Terapi Magnet Keberlimpahan Diri NurSyifa’ ini dapat dilakukan dengan waktu yang sangat Singkat, yaitu 2-3 jam saja.
Terapi ini juga dapat di lakukan dengan Metode Jarak Jauh, dengan Terapi sebanyak 2-4 x Terapi saja (selama lebih kurang 1 minggu).

5. Program Self Healing NurSyifa’ (Terapi Penyembuhan Diri)
6. Program Tuntunan Kerejekian dan Keberlimpahan Diri NurSyifa’, dan Pelatihan lainnya.

Baca Selengkapnya......

Monday, November 25, 2013

Perlunya Memiliki Life Skills (Ketrampilan Hidup)


Menurut definisi World Health Organization (WHO), Life Skills atau Ketrampilan Hidup adalah kemampuan untuk berperilaku yang adaptif dan positif yang membuat seseorang dapat menyelesaikan kebutuhan dan tantangan sehari-hari dengan efektif.

Berikut ini beberapa kelompok Ketrampilan yang termasuk Life Skills menurut UNICEF dan UNESCO :
1.    LEARNING TO KNOW: Cognitive abilities
  • Ketrampilan mengumpulkan informasi
  • Ketrampilan mengevaluasi dampak pada masa depan dari keputusan yang dilakukan pada saat ini pada diri sendiri dan orang lain
  • Ketrampilan menentukan solusi alternatif untuk sebuah masalah
  • Ketrampilan melakukan analisis terhadap pengaruh nilai dan sikap diri & orang lain mengenai motivasi
b.    Ketrampilan Berfikir Kritis (critical thinking)
  • Ketrampilan menganalisis pengaruh sebaya dan media
  • Ketrampilan menganalisis sikap, nilai, norma-norma sosial, dan keyakinan; dan faktor-faktor yang mempengaruhinya
  • Ketrampilan mengidentifikasi informasi yang relevan dan sumber-sumber informasi
2.    LEARNING TO BE: Personal abilities
  • Kepercayaan diri (self-esteem) dan ketrampilan membangun kepercayaan diri (confidence)
  • Ketrampilan sadar-diri (self-awareness skills), termasuk kesadaran akan hak, pengaruh, nilai-nilai, sikap, kekuatan, dan kelemahan
  • Ketrampilan menentukan tujuan (goal-setting skills)
  • Ketrampilan evaluasi diri, penilaian diri, dan monitoring diri
  • Ketrampilan mengelola amarah (anger management)
  • Ketrampilan mengelola keluhan dan keresahan
  • Ketrampilan mengelola kehilangan, penghinaan (abuse), dan trauma
  • Ketrampilan manajemen waktu
  • Ketrampilan berfikir positif
  • Menguasai teknik-teknik relaksasi
3.    LEARNING TO LIVE TOGETHER: Interpersonal abilities
a.    Ketrampilan Komunikasi Interpersonal
  • Komunikasi verbal dan nonverbal
  • Ketrampilan mendengarkan aktif
  • Ketrampilan mengekspresikan perasaaan; memberikan umpan balik (tanpa menyalahkan) dan menerima umpan balik
b.     Ketrampilan Negosiasi dan Menolak
  • Negosiasi dan manajemen konflik
  • Ketrampilan bersikap asertif
  • Ketrampilan menolak
c.     Ketrampilan Berempati
  • Kemampuan mendengarkan dan memahami kebutuhan dan kondisi orang lain dan mengekspresikan pengertiannya.
d.     Kerjasama dan Kerja Kelompok
  • Ketrampilan mengekspresikan penghargaan atas kontribusi orang lain dan gaya yang berbeda-beda.
  • Ketrampilan menilai kemampuan diri dan berkontribusi pada kelompok
e.     Ketrampilan Advokasi
  • Ketrampilan mempengaruhi orang lain (influence) dan melakukan persuasi
  • Ketrampilan membangun jaringan dan memotivasi orang lain
Sumber :
  • UNESCO
  • UNICEF
  • --------------------------------------------------------
Semua Ketrampilan Hidup seperti itu tidak begitu saja Muncul….tapi HARUS melalui suatu Proses Latihan, Pembentukan dari Pembelajaran yang Terus Menerus.

Ikuti Hal di bawah ini untuk Memastikan hal tersebut :


Baca Selengkapnya......

Thursday, November 21, 2013

Sekolah itu Masih Penting Ngga sih ???

PENTINGKAH SEKOLAH??? (By: Deddy Corbuzier)

Sekitar empat tahun yang lalu saya mengadakan seminar di sebuah sekolah ternama, dan hasilnya amat sangat mengguncang sekolah tersebut, karna setelah itu banyak guru dan kepala sekolah yang datang kepada saya mengatakan bahwa, apa yang saya sampaikan tidak pantas disampaikan kepada murid yang datang pada saat itu, karna saya lebih pro ke murid daripada ke sekolah tersebut.

Tapi saya akan mengatakan lagi hal ini ke anda supaya anda dapat mendengarkan apa yang saya sampaikan pada saat itu walaupun dalam waktu yang singkat karna hanya dalam bentuk suara rekaman suara saya.

Pertama, saya ingin mengatakan dulu bahwa sekolah itu, “PENTING”. Ok?
Jadi, bukan mengatakan bahwa anda tidak harus sekolah, jangan sampe ke sana larinya. Tapi saya ingin mengatakan bahwa, walaupun sekolah itu penting,, namun banyak hal yang salah di dalam sekolah; terutama, di Indonesia.
 
Mengapa?
Begini saja... Anda pasti tau bahwa banyak sekali anak2 yang jelek nilai sekolahnya atau tidak baik di sekolahnya, tapi besarnya bisa sukses. Sedangkan anak2 yang sukses di sekolah, saya tidak mengatakan bahwa mereka tidak bisa sukses, tapi banyak sekali yang akhirnya kerja, menjadi pegawai biasa. Kenapa hal itu bisa terjadi?

Karna Masa Depan tidak ditentukan oleh Sekolah.
Kalo anda liat dari, apa sih yang ingin dibentuk oleh sekolah?
Menurut saya hanya satu, sekolah ingin membentuk anak2nya menjadi guru.
Jadi, guru matematika, ingin membuat anak2nya menjadi guru matematika. Guru sejarah ingin membuat anak2nya yang belajar, menjadi guru sejarah. Begitu juga dengan guru2 lainnya.

Anehnya, kalo kita ambil seorang guru, ambil saja, guru matematika. Lalu, kita beri test tentang geografi, saya berani yakin bahwa dia tidak menguasai geografi. Atau guru kimia, kita test seni rupa, saya yakin guru kimia tersebut tidak bisa melakukan test seni rupa, atau nilainya jelek.. Atau guru seni rupa, kita test olahraga, pasti dia juga tidak bisa olahraga dengan nilai baik.

Lalu mengapa, kalau guru2 tersebut tidak bisa melakukan hal lain dengan nilai baik, tapi murid2nya dipaksakan mendapatkan semua nilainya baik. Aneh kan???
Kalau gurunya saja hanya menguasai satu mata pelajaran, mengapa semua murid harus menguasai semua mata pelajaran.
Ya, mungkin untuk dasar, katanya.

Tapi, toh ternyata ketika sudah dewasa sang guru pun sadar bahwa dia tidak menggunakan atau tidak memerlukan semua ilmu/pelajaran yang diberikan pada saat dia kecil. Iya tidak???
Karna, pada dasarnya tidak ada manusia yang bisa sempurna dalam segala hal, begitu juga murid2.

Murid2 tidak bisa menguasai semua hal secara baik. Banyak sekali pelajaran2 yang diberikan dan tidak digunakan ketika dewasa.

Contohnya begini saja, mempelajari peta buta. Saya sampai sekarang tidak tau kenapa saya harus mempelajari peta buta ketika saya kecil. Saya tidak menjadi ahli geografi, saya juga tidak menjadi tour guide, saya tidak menjadi itu. Lalu buat apa saya dulu mempelajari itu? Kalo saya ingin menjadi seorang tour guide atau saya ingin menjadi seorang ahli geografi, mungkin saya harus mempelajari hal tersebut.
Atau, menghafalkan nama2 gubernur, menghafalkan nama2 walikota, yang sedangkan walikota atau gubernur berganti setiap berapa tahun sekali.

Jadi, sangat amat tidak masuk akal, menurut saya. Saya tidak tahu sekarang masih atau tidak harus menghafal nama2 tersebut. Dulu saat saya masih sekolah, di SMP atau SMA saya lupa, guru akuntan saya mengatakan pada saya, karna nilai akuntan saya jelek.

“Kalau nilai akuntansi kamu jelek, Ded, kamu tidak akan bisa menjadi orang sukses.”
O ya? Ternyata saya bisa sukses dan saya bisa membayar akuntan yang bekerja pada saya. Itu adalah fakta..

Sekarang, begini sajalah, apa sih yang harus dirubah? Sekolahnya?
Mungkin sistemnya.
Mengapa tidak sejak kecil ketika anak masih dari sekolah SD, kita lihat dulu berapa lama, apa yang dia suka. Lalu kita bagi kelasnya. Kalau anak tersebut suka matematika, berikan pelajaran matematika lebih banyak, kalau anak tersebut suka sejarah, berikan dia pelajaran sejarah lebih banyak.

Jadi seperti orang kuliah tapi sejak kecil. Jadi sejak kecil anak itu sudah dijuruskan kepada apa yang dia suka, bukan dijejalkan dengan semua pelajaran yang dia suka atau tidak suka, harus bisa dan harus hafal. Ada anak dengan rengking satu yang bisa menghafalkan semuanya, tapi begitu dia menjadi dewasa, pikirannya telah terkotaki, kreativitasnya telah buntu, otak kanannya tidak akan jalan.
 
Kenapa?
Karna yang dipakai hanya otak kiri, menghafal, menghafal, menghafal, menghafal, menghafal. Akhirnya, bukan pintar, bukan cerdik, tapi jago menghafal.

Menghafal rumus matematika, menghafal sejarah, menghafal peta buta, dan sebagainya.Dan biasanya anak2 tersebut pelajaran olahraganya atau pelajaran seni rupanya jelek karna otak kanannya tidak dipakai.

Anak saya sekolah di sekolah internasional, dan sejak kecil, sejak SD, anak saya sudah diarahkan ke pelajaran mana yang dia lebih suka dan kelasnya lebih banyak. Jadi, kelasnya banyak dan anaknya sendiri yang datang ke kelas bukan gurunya yang datang ke kelas untuk mengajar anaknya.

Lalu bagaimana merubah itu semua???
Memang susah karna sekolah pasti tidak akan ingin merubah. Butuh tahunan untuk merubah itu.
Saya harap satu saat bisa. Tapi sebelum itu bisa, apabila yang mendengarkan suara saya ini orangtua, dengarkan ini baik2.

Apabila yang mendengarkan suara saya ini adalah anak2, minta orangtua anda untuk mendengarkan suara saya, sebentar saja.
Kalau seandainya orangtua mendukung apa yang paling anak sukai dalam mata pelajaran, mungkin dia akan menjadi anak yang lebih berhasil nanti kedepanya.

Bagaimana caranya?
Begini, pelajaran matematika merah, pelajaran seni rupa bagus, kenapa yang harus di lesin di rumah pelajaran matematika? Kenapa memanggil guru matematika untuk memberi les tambahan matematika?

Tidak perlu kan? Kenapa tidak dilesin sesuatu yang memang anak itu suka! Kalau anak saya pelajaran matematikanya jelek dan pelajaran seni rupanya bagus, saya tentu akan meleskan anak saya seni rupa, supaya bakatnya sudah mulai dikembangkan sejak kecil. Bukan memaksakan hal yang memang mereka tidak suka.

Kalau seni rupanya jelek, sejarahnya bagus, biarkan pelajaran seni rupanya jelek, pelajaran sejarahnya dibantu orangtuanya di rumah untuk lebih dikembangkan. Memang ada pelajaran2 yang kalau nilai anda jelek maka anda tidak lulus ujian atau tidak naik kelas.

Ya, kalo pelajaran2 seperti itu dibantu supaya mendapatkan nilai secukupnya, cukup untuk lulus & naik kelas tentunya. Tidak perlu sembilan, tidak perlu sepuluh.
ingat! nilai pelajaran anda tidak menentukan masa depan anda, nilai UAS anda tidak menentukan masa depan anda, anda rengking satu di kelas bukan berarti anda akan berhasil menjadi manusia kelak ketika anda dewasa, sama sekali tidak berhubungan menurut saya.

Kuncinya adalah orangtua di sini. Orangtua harus mendukung apa yang anak suka. Kalau ada pelajaran yang jelek, pelajaran yang baik, dukung pelajaran yang baik...

Jangan memaksakan terhadap anak dari yang asalnya pelajarannya jelek menjadi bagus, nilainya sembilan atau sepuluh, tidak penting!
Tidak perlu takut untuk mendapatkan nilai jelek!
Tidak perlu takut untuk tidak naik kelas!
Tidak naik kelas bukan berarti masa depan anda hancur!
Ada lho, anak yang sampai bunuh diri karna dia tidak naik kelas, justru itu yang hancur masa depannya.

Saya, pernah tidak naik kelas. Masalah? Tidak sama sekali.
Orangtua saya marah? Tidak sama sekali pada saat itu. Kebetulan orangtua saya berpikiran luar biasa dan moderat, dan tidak semua orangtua bisa seperti itu.
 
Tapi itulah yang saya harapkan dari para orangtua di Indonesia. Memberikan dukungan pada anak2nya, tidak memarahi anak pada saat nilai anaknya jelek, tidak menghakimi pada saat tidak semua pelajaran nilai sang anak mendapatkan yang terbaik. Kita harus mengerti dan mendukung apa yang anak itu suka.

Ingat sekali lagi bahwa,
Masa depan anda tidak tergantung pada pintar tidaknya anda di sekolah
Masa depan anda tidak tergantung pada anda naik kelas atau tidak naik kelas
Masa depan anda juga tidak tergantung dari nilai rapor anda.
Masa depan anda sebenarnya tergantung pada kemampuan anda bersosialisasi,

Masa depan anda tergantung pada cara dan sikap anda dalam menambah pengetahuan anda setiap harinya dari mana saja. 
Dari majalah, dari internet, bari buku, dari cerita dari pengalaman2 orang, dari mana saja yang anda sukai.
 
Saya punya teman yang waktu kecilnya dikenal jelek karna suka main game, dan sekarang, dia menjadi pemilik toko game terbesar di Indonesia. Kaya raya.

Masa depan anda, tidak tergantung dari nilai sekolah anda.
Masa depan anda, ada di tangan anda.
Jangan takut untuk mendapatkan merah di sekolah anda.
Kadang2, merah artinya Sukses, untuk Masa Depan anda.

(Saya Deddy Corbuzier)

--------------------------------------------------- 

Berdasarkan penjelasan diatas, maka Penting untuk Membangun Kemampuan dan Meningkatkan Kualitas Diri yang tidak hanya di dapat dari Sekolah saja. Ikuti Pelatihan berikut ini untuk Lebih Memastikan Masa Depan Anda dan Anak Anda :

Info lebih Lengkap tentang Program Pelatihan Buka Aura Nur Ilahi – NurSyifa’ :

Pelajari Info Lainnya di bawah ini :

Baca Selengkapnya......