Showing posts with label Info Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Info Motivasi. Show all posts

Wednesday, July 12, 2023

50 Kebiasaan Sukses menurut Andrie Wongso

Yang mana mau kita lakukan??? Atau sudah ada di diri kita..

Sukses bermula dari mental. Anda bisa saja miskin namun jika Anda yakin bahwa Anda bisa sukses, maka itulah yang akan Anda raih. Demikian juga sebaliknya, jika seseorang terlahir kaya, namun tidak memiliki Mental Sukses, maka kelak ia pun bisa jatuh melarat.
Tak peduli apa pun yang menjadi profesi kerja Anda sekarang, apakah karyawan rendahan atau bos sekalipun, Anda bisa meraih sukses dengan mengembangkan 50 Kebiasaan Sukses ini. Namun, ingat juga bahwa Ukuran Kesuksesan bukanlah uang, melainkan mental puas itu sendiri.

1. Carilah dan temukan kesempatan di mana orang lain saat orang lain gagal menemukannya.
2. Orang sukses melihat masalah sebagai bahan pembelajaran, bukannya kesulitan belaka.
3. Fokus pada solusi, bukan berkubang pada masalah yang ada.
4. Menciptakan jalan suksesnya sendiri dengan pemikiran dan inovasi yang ada.
5. Orang sukses bisa merasa takut, namun mereka kemudian mengendalikan dan mengatasinya.
6. Mereka mengajukan pertanyaan yang tepat, sehingga menegaskan kualitas pikiran dan emosional yang positif.
7. Mereka jarang mengeluh.
8. Mereka tidak menyalahkan orang lain, namun mengambil tanggung jawab atas tindakan mereka.
9. Mereka selalu menemukan cara untuk mengembangkan potensi mereka dan menggunakannya dengan efektif.
10. Mereka sibuk, produktif, dan proaktif, bukan luntang-lantung.
11. Mereka mau menyesuaikan diri dengan sifat dan pemikiran orang lain.
12. Mereka memiliki ambisi atau semangat.
13. Tahu benar apa yang diinginkan.
14. Mereka inovatif dan bukan plagiat (Tukang Contek).
15.  Mereka tidak menunda-nunda apa yang ada.
16. Mereka memiliki prinsip bahwa hidup adalah proses belajar yang tiada henti.
17. Mereka tidak menganggap diri sempurna sehingga sudi belajar dari orang lain.
18. Mereka melakukan apa yang seharusnya, bukan apa yang mereka mau lakukan.
19. Mereka mau mengambil resiko, tapi bukan nekat.
20. Mereka menghadapi dan menyelesaikan masalah dengan segera.
21. Mereka tidak menunggu datangnya keberuntungan, atau kesempatan. Merekalah yang menciptakannya.
22. Mereka bertindak bahkan sebelum disuruh/ diminta.
23. Mereka mampu mengendalikan emosi dan bersikap profesional.
24. Mereka adalah komunikator yang handal.
25. Mereka mempunyai rencana dan berusaha membuatnya menjadi kenyataan.
26. Mereka menjadi luar biasa karena mereka memilih untuk itu.
27. Mereka berhasil melalui masa-masa berat yang biasanya membuat orang lain menyerah.
28. Mereka tahu apa yang penting bagi mereka dan melakukan yang terbaik yang mereka bisa.
29. Mereka memiliki keseimbangan. Mereka tahu bahwa uang hanya alat, bukan segalanya.
30. Mereka paham betul pentingnya disiplin dan pengendalian diri.
31. Mereka merasa aman karena mereka tahu mereka berharga.
32. Mereka juga murah hati dan baik hati.
33. Mereka mau mengakui kesalahan dan tidak segan untuk minta maaf.
34. Mereka mau beradaptasi dengan perubahan.
35. Mereka menjaga kesehatan dan performa tubuh.
36. Mereka rajin.
37. Mereka Ulet
38. Mereka terbuka dan mau menerima masukan dari orang lain.
39. Mereka tetap bahagia saat menghadapi pasang surut kehidupan.
40. Mereka tidak bergaul dengan orang-orang yang salah/ merusak.
41. Mereka tidak membuang waktu dan energi emosional untuk sesuatu yang di luar kendali mereka.
42. Mereka nyaman bekerja di tempat yang ada.
43. Mereka memasang standar yang tinggi bagi diri sendiri.
44. Mereka tidak mempertanyakan mengapa mereka gagal namun memetik pelajaran dari itu semua.
45. Mereka tahu bagaimana harus rileks, menikmati apa yang ada, dan mampu bersenang-senang dalam kecerobohan sekalipun.
46. Karir mereka bukanlah siapa mereka, itu hanyalah pekerjaan.
47. Mereka lebih tertarik pada apa yang efektif ketimbang pada apa yang mudah.
48. Mereka menyelesaikan apa yang telah mereka mulai.
49. Mereka menyadari bahwa mereka bukan hanya makhluk hidup belaka, namun juga makhluk rohani.
50. Mereka melakukan pada yang mereka katakan.

Jadi, apakah ada beberapa kebiasaan yang sudah menjadi bagian dari hidup Anda saat ini? Jika ada, kembangkan terus menerus hal itu, dan tambahkan peluang sukses Anda dengan melakukan yang lain.

Ingat, Sukses bukanlah milik orang yang tidak pernah gagal, melainkan milik orang yang tidak pernah menyerah.

Sukses itu adalah Hak kita.....Andrie Wongso.

Salam Keberlimpahan

Baca Selengkapnya......

Thursday, July 6, 2023

50 Kebiasaan orang Sukses

Berikut adalah 50 Kebiasaan orang Sukses:
1. Memiliki Tujuan yang Jelas: Orang sukses memiliki visi dan tujuan yang jelas dalam hidup mereka, yang memberikan mereka arah dan fokus. Mereka memiliki visi yang jelas tentang apa yang ingin dicapai, yang membantu mereka tetap fokus dan termotivasi.
2. Menyusun Rencana Tindakan: Mereka membuat rencana yang terperinci untuk mencapai tujuan mereka dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk mewujudkannya.
3. Berkomitmen terhadap Pembelajaran Seumur Hidup: Orang sukses terus belajar dan mengembangkan diri mereka sepanjang hidup. Mereka membaca buku, mengikuti kursus, dan mencari pengetahuan baru atau mencari mentor (guru).
4. Membangun Jaringan yang Kuat: Mereka menjalin hubungan yang baik dan merawat hubungan yang bermanfaat dengan orang-orang yang memiliki visi dan nilai yang serupa. Jaringan yang kuat dapat memberikan dukungan, inspirasi, dan peluang bisnis. 
5. Mengelola Waktu dengan Efektif: Orang sukses menghargai waktu mereka dan mengelolanya dengan efektif. Mereka membuat jadwal, menghindari penundaan, dan fokus pada tugas yang paling penting. Mereka memiliki jadwal yang teratur, membuat to-do list, dan mengatur prioritas untuk mengoptimalkan penggunaan waktu mereka.
6. Berolahraga secara Teratur: Aktivitas fisik membantu menjaga kesehatan dan energi yang diperlukan untuk meraih kesuksesan. Olahraga juga meningkatkan konsentrasi dan produktivitas.
7. Mengembangkan Kebiasaan Membaca: Membaca adalah kebiasaan umum di kalangan orang sukses. Buku-buku memberikan wawasan, ide-ide baru, dan perspektif yang berbeda.
8. Menjaga Keseimbangan Hidup: Sukses tidak hanya tentang karier. Orang sukses menghargai dan menjaga keseimbangan antara pekerjaan, keluarga, kesehatan, dan kehidupan sosial.
9. Mengambil Resiko yang Terukur: Mereka berani mengambil resiko yang terukur dalam mencapai tujuan mereka dan mengembangkan diri mereka. Mereka menghitung peluang, melakukan riset, dan membuat keputusan yang bijaksana. 
Mereka menghadapi masalah dengan sikap yang konstruktif dan mencari solusi daripada hanya mengeluh.
10. Memprioritaskan Tugas yang Penting: Orang sukses mengidentifikasi tugas-tugas yang memiliki dampak terbesar dan memprioritaskannya. Mereka fokus pada hal-hal yang benar-benar penting untuk mencapai tujuan mereka.
11. Berani menghadapi Kegagalan: Kegagalan adalah bagian dari proses menuju kesuksesan. Orang sukses tidak takut menghadapi kegagalan, tetapi mereka belajar dari kesalahan mereka dan melanjutkan perjalanan mereka.
12. Mengambil Tanggung Jawab Penuh: Mereka bertanggung jawab atas kehidupan dan keputusan mereka sendiri. Mereka tidak menyalahkan orang lain atau keadaan untuk kegagalan mereka.
13. Memprioritaskan Kesehatan Mental: Kesehatan mental yang baik penting untuk kinerja optimal. Orang sukses menjaga kesehatan mental mereka dengan melakukan meditasi, olahraga, dan mengelola stres.
14. Menjaga Sikap Positif: Orang sukses memiliki sikap positif terhadap hidup. Mereka melihat hambatan sebagai peluang dan menjaga semangat yang tinggi dalam menghadapi tantangan. Mereka membiasakan diri untuk berpikir positif, bersyukur, dan memandang kegagalan sebagai pelajaran.
15. Berinovasi dan Berpikir Kreatif: Mereka mencari solusi inovatif untuk masalah dan terus berpikir kreatif. Ini memungkinkan mereka untuk membedakan diri dan menciptakan nilai tambah.
16. Mengelola Keuangan dengan Bijaksana: Orang sukses memiliki kebiasaan mengelola keuangan mereka dengan bijaksana. Mereka membuat anggaran, berinvestasi secara cerdas, dan mengendalikan pengeluaran mereka.
17. Menerima Umpan Balik dengan Terbuka:  Mereka menghargai umpan balik yang konstruktif, baik itu positif atau negatif, dan menggunakannya untuk pertumbuhan pribadi mereka sebagai kesempatan untuk tumbuh dan berkembang. 
18. Berdedikasi dan Gigih: Orang sukses memiliki tingkat dedikasi dan ketekunan yang tinggi. Mereka tidak mudah menyerah dalam menghadapi rintangan atau kegagalan.
19. Mengelola Stres dengan Baik: Stres adalah bagian dari kehidupan, tetapi orang sukses belajar mengelola dan mengurangi stres. Mereka menggunakan teknik relaksasi seperti meditasi, olahraga, atau hobi yang menyenangkan.
20. Berbagi Pengetahuan dan Kekayaan: Orang sukses yang sejati tidak hanya berusaha untuk keuntungan pribadi, tetapi juga berbagi pengetahuan, sumber daya, dan kekayaan mereka dengan orang lain.
21. Menjaga Komitmen pada Nilai-nilai: Orang sukses memiliki nilai-nilai inti yang mereka pegang teguh. Mereka hidup sesuai dengan nilai-nilai tersebut dalam semua aspek kehidupan mereka.
22. Menghindari Gangguan yang tidak perlu: Orang sukses menghindari gangguan yang tidak produktif, seperti media sosial yang berlebihan atau kegiatan yang tidak relevan dengan tujuan mereka.
23. Membangun Hubungan yang Saling Menguntungkan: Mereka membangun hubungan yang saling menguntungkan dengan orang-orang yang memiliki keahlian, pengetahuan, atau sumber daya yang dapat membantu mereka mencapai tujuan mereka. Mereka tahu pentingnya kerjasama tim, dan mereka membangun tim yang kuat dengan orang-orang yang memiliki keterampilan dan kepribadian yang beragam.
24. Menghargai Waktu Istirahat dan Relaksasi: Orang sukses menyadari pentingnya waktu istirahat dan relaksasi untuk menjaga energi dan kejelasan pikiran. Mereka menetapkan waktu untuk bersantai dan mengisi ulang diri. Mereka mengatur waktu istirahat yang cukup, termasuk cuti reguler, liburan, dan waktu santai untuk memulihkan energi dan menghindari kelelahan.
25. Menjaga Komunikasi yang Efektif: Orang sukses mengembangkan keterampilan komunikasi yang baik. Mereka mendengarkan dengan saksama, berbicara dengan jelas, dan memahami cara berkomunikasi dengan berbagai jenis orang. Mereka berlatih keterampilan komunikasi yang efektif, seperti mendengarkan dengan empati dan berbicara dengan jelas.
26. Selalu Mengasah Keterampilan: Mereka selalu mencari cara untuk meningkatkan dan mengasah keterampilan mereka. Mereka menghadiri pelatihan, mengikuti kursus, atau mencari mentor yang dapat membantu mereka tumbuh.
27. Menjaga Pola tidur yang Sehat: Tidur yang cukup dan berkualitas penting untuk performa yang optimal. Orang sukses menjaga pola tidur yang sehat dan menghargai istirahat yang cukup.
28. Mengembangkan Rasa Bersyukur: Orang sukses menghargai apa yang mereka miliki dan bersyukur atas pencapaian dan keberuntungan mereka. Ini membantu mereka menjaga perspektif positif dan merasa puas.
29. Mengejar Keunggulan: Mereka tidak puas dengan hasil yang cukup baik. Orang sukses selalu mencari cara untuk meningkatkan diri mereka dan mencapai tingkat keunggulan yang lebih tinggi.
30. Mengambil Inisiatif: Mereka tidak menunggu instruksi atau arahan, tetapi mengambil inisiatif untuk memulai dan mengambil tindakan. Mereka proaktif dalam mencapai tujuan mereka.
31. Menjaga Integritas: Orang sukses hidup dengan integritas dan prinsip-prinsip moral yang kuat. Mereka melakukan hal yang benar, bahkan jika tidak ada yang melihat. Mereka memegang teguh prinsip dan nilai-nilai mereka, dan berkomitmen untuk bertindak sesuai dengan nilai-nilai tersebut.
32. Mengelola Konflik dengan Baik: Konflik adalah bagian dari kehidupan, tetapi orang sukses mengelola konflik dengan bijaksana. Mereka mencari solusi yang menguntungkan semua pihak dan menghindari konfrontasi yang tidak perlu.
33. Berbagi Pengetahuan dan Pengalaman: Orang sukses tidak hanya mengumpulkan pengetahuan untuk diri mereka sendiri, tetapi juga berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka dengan orang lain. Mereka menjadi mentor atau pembicara yang inspiratif. Mereka senang berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka dengan orang lain untuk saling belajar dan tumbuh bersama.
34. Menjaga Fokus: Orang sukses tahu bagaimana menjaga fokus pada tujuan mereka. Mereka menghindari distraksi dan menghabiskan waktu mereka dengan bijaksana. Mereka menghindari gangguan, seperti media sosial atau gosip, dan tetap fokus pada tugas-tugas yang penting.
35. Menghargai Waktu Sendiri: Orang sukses mengalokasikan waktu untuk refleksi dan introspeksi. Mereka menyadari pentingnya waktu sendiri untuk pemulihan, evaluasi diri, dan pengembangan pribadi. Mereka menghargai waktu mereka sendiri dan orang lain, dan berusaha untuk tidak menyia-nyiakan waktu yang berharga.
36. Menghadiri Konferensi dan Acara Industri: Orang sukses menghadiri konferensi dan acara di bidang industri mereka. Mereka menggunakan kesempatan ini untuk belajar dari para ahli, membangun jaringan, dan menjaga diri mereka tetap terkini dengan perkembangan terbaru.
37. Menghormati Pendapat orang lain: Orang sukses mendengarkan dan menghormati pendapat orang lain, bahkan jika mereka tidak setuju. Mereka mampu menerima sudut pandang yang berbeda dan melihatnya sebagai peluang untuk belajar.
38. Mengambil Istirahat yang di Jadwalkan: Orang sukses memahami pentingnya mengambil istirahat yang dijadwalkan. Mereka menyadari bahwa jeda yang singkat dapat menyegarkan pikiran dan meningkatkan produktivitas.
39. Menjaga Komitmen terhadap Diri Sendiri: Orang sukses menjaga komitmen yang mereka buat pada diri mereka sendiri. Mereka tidak mengabaikan janji yang mereka berikan pada diri sendiri dan memastikan untuk mengikuti melalui tindakan. Mereka memegang teguh komitmen dan janji yang mereka buat, baik kepada diri sendiri maupun kepada orang lain.
40. Mengelola Emosi dengan Bijaksana: Orang sukses belajar mengelola emosi mereka dengan bijaksana. Mereka tidak membiarkan emosi negatif mengendalikan tindakan mereka dan mampu tetap tenang dalam situasi sulit. Mereka menyadari dan mengelola emosi mereka dengan baik, sehingga dapat tetap tenang dan rasional dalam situasi sulit.
41. Mencari Umpan Balik secara terus-menerus: Orang sukses mencari umpan balik dari orang lain untuk terus memperbaiki diri. Mereka menghargai pandangan orang lain dan menggunakan umpan balik tersebut sebagai bahan untuk pertumbuhan pribadi.
42. Menghargai Keberagaman: Orang sukses menghargai keberagaman dan inklusivitas. Mereka membuka pikiran mereka untuk ide-ide baru, sudut pandang yang berbeda, dan kolaborasi dengan orang-orang yang memiliki latar belakang dan budaya yang berbeda. Mereka menghormati dan menghargai keberagaman dalam budaya, latar belakang, dan perspektif, dan melihatnya sebagai sumber kekayaan.
43. Menjaga Komitmen terhadap Keberlanjutan: Orang sukses menjaga komitmen terhadap praktik yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Mereka bertanggung jawab atas dampak yang mereka berikan pada planet ini.
44. Mengambil Waktu untuk Refleksi: Orang sukses mengambil waktu secara rutin untuk merefleksikan kehidupan dan pencapaian mereka. Mereka mengevaluasi kekuatan dan kelemahan mereka, serta mengidentifikasi area untuk perbaikan.
45. Mengelola Kehidupan Pribadi dan Pekerjaan: Orang sukses memiliki kemampuan untuk mengelola kehidupan pribadi dan pekerjaan dengan seimbang. Mereka menciptakan batasan yang sehat antara kedua aspek ini untuk menjaga kebahagiaan dan kesejahteraan.
46. Menjaga Motivasi yang Tinggi: Orang sukses menjaga motivasi yang tinggi dalam menghadapi tantangan dan rintangan. Mereka memiliki visi yang kuat dan mengingat alasan di balik tujuan mereka.
47. Menyediakan Waktu untuk Berkembang: Orang sukses menyisihkan waktu untuk mengembangkan keterampilan baru dan mengejar minat pribadi mereka. Mereka percaya bahwa pembelajaran dan pertumbuhan adalah investasi terbaik bagi masa depan mereka.
48. Mengambil Tanggung Jawab Sosial: Orang sukses mengambil tanggung jawab sosial dengan berkontribusi pada masyarakat. Mereka menyadari pentingnya memberi kembali dan membantu orang lain.
49. Menghindari Penggunaan yang berlebihan dari Teknologi: Orang sukses mengelola penggunaan teknologi mereka dengan bijaksana. Mereka tidak menghabiskan terlalu banyak waktu untuk media sosial atau hiburan online yang tidak produktif.
50. Selalu Mencari Peluang Baru: Orang sukses aktif dalam mencari peluang baru untuk pertumbuhan dan keberhasilan. Mereka tidak puas dengan status quo, tetapi selalu mencari cara untuk berkembang dan mencapai lebih banyak.

Semua kebiasaan ini memiliki dampak yang Positif terhadap Kesuksesan seseorang, tetapi penting untuk diingat bahwa setiap individu adalah unik, dan kebiasaan yang tepat dapat bervariasi tergantung pada kepribadian dan tujuan pribadi masing-masing.

Salam Keberlimpahan

Baca Selengkapnya......

Wednesday, July 5, 2023

Jadikan Diri Anda sebagai Magnet Cinta dan Kasih Sayang

Untuk menjadikan diri Anda sebagai Magnet Cinta dan Kasih Sayang, berikut adalah beberapa langkah yang dapat membantu Anda menciptakan hubungan yang lebih baik dengan orang lain dan menarik lebih banyak Cinta dan Kasih Sayang dalam Hidup Anda:
1. Cintai Diri Sendiri: Cinta dan kasih sayang berasal dari dalam diri Anda sendiri. Menerima diri Anda sepenuhnya dan mengembangkan rasa cinta terhadap diri sendiri adalah langkah pertama yang penting. Jika Anda mencintai diri sendiri dengan tulus, Anda akan lebih mampu memberikan dan menerima cinta dari orang lain. Mulailah dengan mencintai diri sendiri dan menerima diri Anda apa adanya. Perhatikan kebutuhan dan keinginan Anda, dan berikan perawatan diri yang sehat secara fisik, emosional, dan mental. Ketika Anda mencintai dan menghargai diri sendiri, Anda akan memancarkan energi positif yang menarik perhatian dan kasih sayang orang lain.
2. Bersikaplah Sopan dan Empatik: Bersikaplah sopan, ramah, dan empatik terhadap orang-orang di sekitar Anda. Dengarkan dengan penuh perhatian, berempati terhadap perasaan dan pengalaman orang lain, dan tunjukkan minat yang tulus pada kehidupan dan keberhasilan mereka. Sikap yang hangat dan peduli akan membuat orang merasa nyaman di dekat Anda dan cenderung ingin memberikan cinta dan kasih sayang mereka. Cobalah untuk memahami perasaan dan pandangan orang lain. Bersikaplah empati dan jujur dalam mendengarkan orang lain tanpa menghakimi. Ketika Anda dapat menghubungkan diri dengan orang lain secara emosional, akan lebih mudah bagi Anda untuk menarik kasih sayang.
3. Bersedia Memberikan dan Menerima: Buka diri Anda untuk memberikan dan menerima cinta dan kasih sayang. Jangan takut untuk memberikan perhatian, dukungan, dan kebaikan kepada orang lain. Berikan cinta tanpa mengharapkan imbalan atau balasan. Cinta yang tulus dan ikhlas akan menciptakan ikatan yang lebih dalam dengan orang lain dan membuat Anda menjadi lebih menarik bagi mereka. Juga, terima dengan tulus cinta dan kasih sayang yang diberikan oleh orang lain. Jangan membatasi diri Anda dari menerima cinta dan kasih sayang, karena ini adalah bagian penting dalam menjadikan diri sebagai magnet cinta.
4. Praktikkan Kebaikan dan Keramahan: Perlihatkan kebaikan dan keramahan kepada semua orang yang Anda temui, termasuk orang asing. Bantu orang lain ketika mereka membutuhkan bantuan, luangkan waktu untuk mendengarkan dan memberikan dukungan, dan selalu hadir dengan sikap yang penuh kasih sayang. Tindakan kebaikan dan keramahan akan menciptakan ikatan emosional dan memperkuat koneksi antara Anda dan orang-orang di sekitar Anda.
5. Perluas Lingkaran Sosial: Cobalah untuk terbuka dan ramah terhadap orang-orang baru. Perluas lingkaran sosial Anda dengan bertemu dengan orang-orang yang berbeda dan beragam. Semakin banyak hubungan sosial yang Anda bangun, semakin besar peluang untuk menarik cinta dan kasih sayang dari berbagai arah.
6. Bersikap Baik dan Membantu: Bantu orang lain tanpa pamrih dan bersikap baik dalam interaksi sehari-hari. Ketika Anda memperlihatkan perhatian dan kebaikan, orang-orang akan merasa dihargai dan lebih mungkin memberikan cinta dan kasih sayang kembali.
7. Bersyukur dan Berbahagia: Praktikkan rasa syukur setiap hari dan cari kebahagiaan dalam momen-momen kecil. Fokus pada hal-hal positif dalam hidup Anda dan hargai keberuntungan yang Anda miliki. Selalu bersyukur atas cinta dan kasih sayang yang telah ada dalam hidup Anda. Hargai setiap momen kebahagiaan dan kenangan indah bersama orang-orang yang Anda cintai. Ketika Anda memiliki sikap positif dan bahagia, Anda akan memancarkan energi yang menarik dan memperluas aura cinta dan kasih sayang. 
6. Jaga Komunikasi yang Baik: Berkomunikasilah dengan jujur, terbuka, dan penuh pengertian. Sampaikan perasaan dan kebutuhan Anda dengan cara yang jelas dan bertanggung jawab. Dengarkan juga dengan teliti saat orang lain berbicara. Komunikasi yang baik memperkuat hubungan dan menciptakan lingkungan yang penuh kasih sayang. Pelajari seni berkomunikasi yang efektif. Dengan berbicara dengan jujur, terbuka, dan menghargai pendapat orang lain, Anda dapat menciptakan ikatan emosional yang kuat dengan orang lain.
7. Belajar dari Pengalaman: Jadikan setiap hubungan dan pengalaman sebagai pelajaran. Tinjau kembali hubungan masa lalu dan ambil hikmah dari pengalaman itu. Selalu belajar dari pengalaman, terutama dalam hubungan yang kurang baik. Menggunakan pelajaran ini akan membantu Anda berkembang sebagai pribadi yang lebih baik dan menciptakan hubungan yang lebih bermakna. Menggunakan pengalaman untuk tumbuh dan berkembang akan membantu Anda menjadi pribadi yang lebih baik dan menarik hubungan yang  lebih sehat dan penuh kasih sayang di masa depan.

Selain itu, penting untuk diingat bahwa menjadikan diri sebagai Magnet Cinta dan Kasih Sayang adalah proses yang terus berlangsung. Tetaplah Terbuka, Jujur, dan selalu berusaha menjadi Versi Terbaik dari diri Anda sendiri.
Ingatlah bahwa menarik cinta dan kasih sayang memerlukan kesabaran dan komitmen. Tidak ada cara instan untuk mencapainya, tetapi dengan berinvestasi dalam diri sendiri dan membangun hubungan yang positif, Anda akan menjadikan diri Anda sebagai Magnet Cinta dan Kasih Sayang.

Salam Keberlimpahan
-----------------
Mau Lebih Baik, Silakan ikuti :



Baca Selengkapnya......

Prinsip dan Karakteristik Akhlak yang Baik menurut Tuntunan Rasulullah dan Al-Quran

Rasulullah Muhammad saw. dan Al-Quran memberikan Tuntunan yang jelas mengenai Akhlak yang Baik. Berikut ini beberapa Prinsip Akhlak yang dianjurkan dalam Tuntunan Rasulullah dan Al-Quran:
1. Ketulusan dan Kejujuran (Al-Amanah): Rasulullah dan Al-Quran menekankan pentingnya berlaku jujur dan memegang amanah dalam segala hal. Hal ini mencakup kejujuran dalam perkataan, tindakan, dan menjaga komitmen yang diberikan kepada orang lain.
2. Kasih Sayang dan Kedermawanan (Al-Ihsan): Rasulullah mengajarkan pentingnya berlaku kasih sayang dan berbuat baik kepada sesama manusia, termasuk keluarga, tetangga, dan orang-orang yang membutuhkan. Al-Quran juga mendorong umat Muslim untuk memberikan sumbangan dan memberi pertolongan kepada orang yang membutuhkan, siapapun itu.
3. Kesabaran dan Keikhlasan (Al-Sabr): Rasulullah mencontohkan kesabaran dalam menghadapi cobaan dan tantangan hidup. Al-Quran mengajarkan pentingnya bersabar dan menghadapi ujian dengan ketenangan hati serta mengandalkan Allah dalam setiap situasi.
4. Kejujuran dan Keadilan (Al-Adl): Rasulullah dan Al-Quran menekankan pentingnya berlaku adil dan tidak memihak dalam segala aspek kehidupan. Ini meliputi perlakuan yang adil terhadap orang lain, menghormati hak-hak mereka, dan tidak membedakan orang berdasarkan suku, ras, atau status sosial.
5. Pengendalian Diri dan Kesederhanaan (Al-Zuhd): Rasulullah mengajarkan pentingnya mengendalikan hawa nafsu dan menjauhi sikap berlebihan dalam hal harta, makanan, dan kesenangan duniawi. Al-Quran juga menekankan pentingnya sikap kesederhanaan dan menahan diri dari keinginan yang berlebihan.
6. Pengampunan dan Kebaikan Hati (Al-Afu): Rasulullah dan Al-Quran mendorong umat Muslim untuk memaafkan orang lain dan berlaku baik hati dalam hubungan dengan sesama. Memaafkan kesalahan orang lain dan menghadapi konflik dengan sikap lapang dada adalah prinsip yang dianjurkan.
7. Saling Menghormati dan Menghargai (Al-Ikram): Rasulullah mengajarkan pentingnya saling menghormati dan menghargai antara satu sama lain. Ini mencakup sikap rendah hati, penghormatan terhadap orang tua, penghormatan terhadap tamu, serta menghargai perbedaan pendapat dan keyakinan.

Ini hanya beberapa Prinsip Akhlak yang diajarkan oleh Rasulullah dan Al-Quran. Penting untuk mempelajari secara mendalam ajaran Islam dan merujuk langsung kepada Al-Quran dan hadis-hadis yang sahih untuk memahami lebih lanjut mengenai Akhlak yang Baik menurut tuntunan Rasulullah saw. dan Al-Quran.

Berikut ini adalah beberapa Karakteristik Akhlak yang Baik menurut ajaran Islam:
1. Keadilan: Menjaga keadilan dalam segala aspek kehidupan, baik dalam hubungan dengan Allah maupun dengan sesama manusia. Memberikan hak-hak yang seharusnya diberikan kepada setiap individu tanpa diskriminasi.
2. Kesabaran: Bersabar dalam menghadapi cobaan dan kesulitan dalam kehidupan. Menerima takdir dengan ikhlas dan tetap teguh dalam menjalankan kewajiban dengan ketekunan.
3. Kejujuran: Menjaga kejujuran dalam ucapan dan tindakan. Tidak berbohong, menghindari penipuan, dan selalu berpegang pada kebenaran.
4. Kerendahan Hati: Menjaga kerendahan hati dan menghindari sikap sombong. Mengakui bahwa semua kebaikan dan keberhasilan berasal dari Allah, bukan karena kepintaran atau kehebatan diri sendiri.
5. Kasih Sayang: Memperlihatkan kasih sayang kepada semua makhluk Allah, baik manusia maupun hewan. Menjaga dan melindungi hak-hak mereka serta memberikan bantuan dan dukungan kepada yang membutuhkan.
6. Tawadhu' (Rendah Hati): Bersikap rendah hati dan menghargai orang lain tanpa memandang derajat, status, atau kedudukan sosial. Tidak merasa lebih baik dari orang lain dan menghindari sikap congkak atau sombong.
7. Kesetiaan: Menjaga kesetiaan dalam menjalankan janji, komitmen, dan amanah yang dipercayakan. Memegang teguh nilai-nilai kepercayaan dan menghindari pengkhianatan.
8. Pengampunan: Memaafkan kesalahan orang lain dan menghindari sikap dendam atau kebencian. Bersedia memberi maaf dan mengedepankan sikap toleransi dalam hubungan sosial.
9. Murah Hati: Melakukan sedekah dan berbagi kepada yang membutuhkan. Memberikan bantuan kepada orang lain tanpa mengharapkan imbalan atau pujian.
10. Sabar: Menjaga kesabaran dalam menghadapi ujian hidup, gangguan, atau ketidaknyamanan. Menahan diri dari kemarahan dan tidak mengeluh dalam menghadapi kesulitan.
11. Ihsan: Menjaga sikap yang terbaik dalam segala hal. Berusaha untuk melakukan setiap tindakan dengan kesempurnaan dan memberikan yang terbaik kepada orang lain.
12. Taqwa: Menjaga ketakwaan kepada Allah, yaitu kesadaran yang mendalam tentang keberadaan Allah, takut akan akibat dosa, dan selalu berusaha untuk menjalankan perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya.
13. Kedermawanan: Menunjukkan sikap dermawan dan bermurah hati dalam memberikan bantuan kepada yang membutuhkan. Memberikan sumbangan secara sukarela dan tanpa mengharapkan imbalan.
14. Menghormati Orang Tua: Menghormati dan memuliakan orang tua serta menjaga hubungan yang baik dengan mereka. Menyayangi, menghormati, dan merespons kebutuhan mereka dengan penuh pengabdian.
15. Kesantunan dan Sopan Santun: Bersikap sopan dan menghormati orang lain dalam berkomunikasi dan berinteraksi. Menggunakan bahasa yang baik, menjaga etika, dan menghindari perilaku yang kasar atau menyakiti perasaan orang lain.
16. Tidak Mencaci maki atau Mencela: Menghindari mencaci maki, mencela, atau menyakiti orang lain dengan kata-kata. Menjaga lisan dari ucapan yang buruk dan memilih kata-kata yang baik dan bermanfaat.
17. Menghormati Hak-hak Tetangga: Memperhatikan hak-hak tetangga dan menjaga hubungan yang harmonis dengan mereka. Membantu mereka dalam kebutuhan mereka dan menghindari menyebabkan gangguan atau kerugian bagi mereka.
18. Tidak Berprasangka Buruk: Menghindari berprasangka buruk terhadap orang lain dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk membuktikan kebaikan dan integritas mereka.
19. Ketabahan dan Keteguhan: Bersikap tabah dan tegar dalam menghadapi cobaan dan ujian hidup. Tetap bertahan dalam menjalankan kewajiban meskipun menghadapi kesulitan atau godaan.
20. Menghormati Hak-hak Binatang: Memperlakukan binatang dengan baik, menjaga dan melindungi mereka, serta menghindari menyiksa atau menyebabkan penderitaan pada mereka.
21. Menjaga Amanah: Menjaga kepercayaan dan amanah yang diberikan kepada kita, baik dalam hal materi, rahasia, maupun tanggung jawab lainnya. Tidak menyalahgunakan atau menyelewengkan amanah yang dipercayakan.
22. Menjaga Lingkungan: Menghargai dan menjaga kebersihan serta keindahan lingkungan. Bertanggung jawab dalam pengelolaan sumber daya alam dan menghindari tindakan yang merusak alam.
23. Memuliakan Ilmu dan Pengetahuan: Menghargai ilmu pengetahuan dan menekankan pentingnya pendidikan. Mendorong pencarian pengetahuan yang bermanfaat dan berkontribusi pada kemaslahatan umat manusia.

Ini adalah beberapa Karakteristik Akhlak yang baik menurut Tuntunan Rasulullah dan Al-Quran. Mengembangkan dan menerapkan akhlak yang baik merupakan Tujuan Penting dalam Kehidupan seorang Muslim.
Semua Nilai dan Prinsip ini menjadi panduan bagi seorang Muslim untuk menjalani kehidupan yang Bermakna, Harmonis, dan Berkualitas. Menerapkan dan mengembangkan Akhlak yang baik menurut Tuntunan Rasulullah dan Al-Quran merupakan upaya yang terus-menerus dalam perjalanan hidup yang melibatkan Kesadaran, Pengendalian Diri, dan Komitmen yang Kuat.

Salam Keberlimpahan
-------------------------

Baca Selengkapnya......

Sunday, July 2, 2023

Cara Menghadapi orang yang berusaha Menjegal kita

Menghadapi orang yang berusaha menjegal dan menjatuhkan kita dengan mencari-cari kesalahan bisa menjadi situasi yang sulit dan menantang. Namun, ada beberapa langkah yang bisa Anda ambil untuk menghadapinya dengan bijak:

1. Jaga Emosi dan Tetap Tenang: Jangan biarkan emosi negatif menguasai Anda. Tetaplah tenang dan berpikir jernih agar Anda dapat menangani situasi ini dengan bijaksana.

2. Evaluasi Kritik dengan Objektif: Tinjau kritik yang diberikan dengan cara obyektif. Tanyakan pada diri sendiri apakah ada kebenaran dalam kritik tersebut dan apakah ada kesempatan untuk memperbaiki diri. Jika ada, jadikan kritik tersebut sebagai kesempatan untuk pertumbuhan dan perbaikan.

3. Jangan Merespons dengan cara yang sama: Hindari merespons dengan perilaku yang sama seperti yang dilakukan oleh orang yang mencoba menjegal Anda. Tidak perlu mengambil tindakan yang serupa atau membalas dengan mencari kesalahan pada mereka. Berpegang pada integritas dan prinsip Anda sendiri.

4. Cari Dukungan: Temukan orang-orang yang dapat memberikan dukungan dan perspektif positif. Berbicaralah dengan orang-orang terdekat yang Anda percaya dan dapat memberikan saran yang baik untuk mengatasi situasi ini. Dukungan emosional dapat membantu Anda menghadapi tantangan ini dengan lebih baik.

5. Fokus pada Prestasi dan Buktikan Diri: Tetap fokus pada prestasi dan buktikan kemampuan dan keberhasilan Anda melalui tindakan nyata. Teruslah bekerja keras dan tunjukkan kepada orang lain bahwa Anda mampu melampaui kesulitan dan tetap maju.

6. Jaga Catatan dan Dokumentasi: Jika Anda merasa ada upaya yang sengaja untuk menjatuhkan Anda, penting untuk mencatat semua interaksi dan kejadian yang terjadi. Dokumentasikan percakapan, email, atau pesan apa pun yang berkaitan dengan perilaku orang tersebut. Ini dapat berguna jika Anda perlu melibatkan pihak lain, seperti atasan, manajer, atau sumber keamanan.

7. Jaga Profesionalisme: Selalu bertindak dengan profesionalisme dan hormat, terlepas dari bagaimana orang lain berperilaku terhadap Anda. Jaga komunikasi dan interaksi dengan orang tersebut sejauh mungkin tetap profesional dan hindari terjerat dalam perilaku yang tidak etis.

8. Cari Solusi Damai: Jika memungkinkan, coba cari solusi damai untuk mengatasi konflik. Mungkin ada kesempatan untuk berbicara dengan orang tersebut secara langsung, menyelesaikan perbedaan, atau melibatkan mediator yang dapat membantu meredakan ketegangan dan menemukan penyelesaian yang memadai.

Terakhir, penting untuk diingat bahwa Anda tidak dapat mengendalikan perilaku orang lain, tetapi Anda dapat mengendalikan cara Anda menanggapi dan meresponsnya. Fokuslah pada pertumbuhan pribadi, memperbaiki diri, dan menjaga integritas Anda sendiri.

Salam Keberlimpahan

-------------------

Agar Lebih Baik silakan Berkonsultasi dan ikuti Program Pelatihan Pengembangan dan Pemberdayaan Diri yang ada di Terapi NurSyifa'

Melayani Konsultasi berbagai Masalah Kehidupan - Konsultan Spiritual Ahli P3M (Pertolongan Pertama Penyelesaian Masalah) NurSyifa'.

Baca Selengkapnya......

Wednesday, June 28, 2023

Setia Melakukan yang BENAR

Saya PERCAYA rencana Allah selalunya BAIK. 

Bahkan dari kejadian yang ngga enak pun bisa Allah ubah akhirnya jadi BAGUS.

Melakukan yang benar selalu membawa manfaat
jangka panjang... Berbuat baik ga pernah ada ruginya.
Mungkîn belum keliatan sekarang hasilnya. 
Tapi YAKINI ujungnya Pasti SELALU KEBAIKAN.

Manusia bilang rugi, susah, Allah bilang Sabar.
Manusia bilang percuma, Allah bilang Lakukan.
Manusia bilang celaka. Allah bilang ujungnya Berkah...

Bahkan saat ada yg berniat ngga baik pun
kecurangannya Allah belokkan jadi membawa
Keuntungan buat kita.

Orang mau racunin kita eh
racunnya malah jadi bagus buat kita.

Apa apa di IKHLASIN aja.
Ngga usah benci, dendam apalagi
ikutan jadi jahat dengan membalas...

Di MAAFIN aja biar bisa Gampang Move ON. LEPAS... LET GO...
Biar kita waras terus dan hidup kita lebih berkenan di mata Allah.
Allah lebih tau kok apa yang BAIK buat kita, bahkan selalu MEMBERIKAN yang TERBAIK untuk kita.

TETAP MENABUR yang BAIK-BAIK. MELAKUKAN yang BENAR.
Percaya
aja jalan yang Allah Suruh lewatin pasti ujungnya
BERKAH...

Kalau hari  ini kamu Sudah Hidup dengan Cara yang BENAR tapi belum ada HASILNYA...TENANG, SABAR.

You dont know how it ends...

Kalau kamu TETAP BERADA di jalanNya, 
SETIA MELAKUKAN YANG BENAR maka Hasilnya Pasti Luar Biasa....
YAKINI ITU SEPENUHNYA...

Alhamdulilah Terima Kasih Ya ALLAH atas segalanya 🙏 🙏 🙏

Baca Selengkapnya......

Sunday, April 19, 2020

Hukum Pygmalion (Berpikir Positif)

Pygmalion adalah seorang pemuda yang berbakat seni memahat. Ia sungguh piawai dalam memahat patung. Karya ukiran tangannya sungguh bagus.Tetapi bukan kecakapannya itu menjadikan ia dikenal dan disenangi teman dan tetangganya. Pygmalion dikenal sebagai orang yang suka berpikiran positif. Ia memandang segala sesuatu dari Sudut yang Baik.

Apabila lapangan di tengah kota becek, orang-orang mengomel.Tetapi Pygmalion berkata, "Untunglah, lapangan yang lain tidak sebecek ini."
Ketika ada seorang pembeli patung ngotot menawar-nawar harga, kawan-kawan Pygmalion berbisik, "Kikir betul orang itu." Tetapi Pygmalion berkata, "Mungkin orang itu perlu mengeluarkan uang untuk urusan lain yang lebih perlu".
Ketika anak-anak mencuri apel di kebunnya, Pygmalion tidak mengumpat. Ia malah merasa iba, "Kasihan,anak-anak itu kurang mendapat pendidikan dan makanan yang cukup di rumahnya."

Itulah pola pandang Pygmalion. Ia tidak melihat suatu keadaan dari segi yang buruk, melainkan justru dari Segi yang Baiknya. Ia tidak pernah berpikir buruk tentang orang lain; sebaliknya, ia mencoba membayangkan hal-hal baik dibalik perbuatan buruk orang lain.

Pada suatu hari Pygmalion mengukir sebuah patung wanita dari kayu yang sangat halus. Patung itu berukuran manusia sungguhan. Ketika sudah rampung, patung itu tampak seperti manusia betul. Wajah patung itu tersenyum manis menawan, tubuhnya elok menarik. Kawan-kawan Pygmalion berkata, "Ah, sebagus-bagusnya patung, itu cuma patung, bukan isterimu." Tetapi Pygmalion memperlakukan patung itu sebagai manusia betul. Berkali-kali patung itu ditatapnya dan dielusnya. Para dewa yang ada di Gunung Olympus memperhatikan dan menghargai sikap Pygmalion, lalu mereka memutuskan untuk memberi anugerah kepada Pygmalion, yaitu mengubah patung itu menjadi manusia betul. 

Begitulah, Pygmalion hidup berbahagia dengan isterinya itu yang konon adalah wanita tercantik di seluruh negeri Yunani. Nama Pygmalion dikenang hingga kini untuk mengambarkan dampak pola berpikir yang positif. Kalau kita berpikir positif tentang suatu keadaan atau seseorang, seringkali hasilnya betul-betul menjadi positif.

Misalnya :
* Jika kita bersikap ramah terhadap seseorang, maka orang itupun akan menjadi ramah terhadap kita.
* Jika kita memperlakukan anak kita sebagai anak yang cerdas, akhirnya dia betul-betul menjadi cerdas.
* Jika kita yakin bahwa upaya kita akan berhasil, besar sekali kemungkinan upaya dapat merupakan separuh keberhasilan.

Dampak pola berpikir positif itu disebut dampak Pygmalion. Pikiran kita memang seringkali mempunyai dampak fulfilling Prophecy atau Ramalan yang Tergenapi, baik positif maupun negatif. Kalau kita menganggap tetangga kita judes sehingga kita tidak mau bergaul dengan dia, maka akhirnya dia betul-betul menjadi judes.

Kalau kita mencurigai dan menganggap anak kita tidak jujur,akhirnya ia betul-betul menjadi tidak jujur.
Kalau kita sudah putus asa dan merasa tidak sanggup pada awal suatu usaha, besar sekali kemungkinannya kita betul-betul akan gagal.

Pola pikir Pygmalion adalah berpikir, menduga dan berharap hanya yang baik tentang suatu keadaan atau seseorang. Bayangkan, bagaimana besar dampaknya bila kita berpola pikir positif seperti itu. Kita tidak akan berprasangka buruk tentang orang lain.

Kita tidak menggunjingkan desas-desus yang jelek tentang orang lain.
Kita tidak menduga-duga yang jahat tentang orang lain. Kalau kita berpikir buruk tentang orang lain, selalu ada saja bahan untuk menduga hal-hal yang buruk.

Jika ada seorang kawan memberi hadiah kepada kita, jelas itu adalah perbuatan baik. Tetapi jika kita berpikir buruk, kita akan menjadi curiga, "Barangkali ia sedang mencoba membujuk," atau kita mengomel, "Ah, hadiahnya cuma barang murah." Yang rugi dari pola pikir seperti itu adalah diri kita sendiri. Kita menjadi mudah curiga. Kita menjadi tidak bahagia.

Sebaliknya, kalau kita berpikir positif, kita akan menikmati hadiah itu dengan rasa gembira dan syukur, "Ia begitu murah hati. Walaupun ia sibuk, ia ingat untuk memberi kepada kita."

Warna hidup memang tergantung dari warna kaca mata yang kita pakai
Kalau kita memakai kaca mata kelabu, segala sesuatu akan tampak kelabu. Hidup menjadi kelabu dan suram.
Tetapi kalau kita memakai kaca mata yang terang, segala sesuatu akan tampak cerah. Kaca mata yang berprasangka atau benci akan menjadikan hidup kita penuh rasa curiga dan dendam.

Tetapi kaca mata yang damai akan menjadikan hidup kita damai. Hidup akan menjadi baik kalau kita memandangnya dari segi yang baik. Berpikir baik tentang diri sendiri. Berpikir baik tentang orang lain. Berpikir baik tentang keadaan. Berpikir baik tentang Tuhan. Dampak berpikir baik seperti itu akan kita rasakan. Keluarga menjadi hangat. Kawan menjadi bisa dipercaya. Tetangga menjadi akrab. Pekerjaan menjadi menyenangkan. Dunia menjadi ramah. Hidup menjadi indah. Seperti Pygmalion, begitulah.

Jadi yang mana Pilihan mu untuk BERPIKIR ....

Baca Selengkapnya......

HIDUP adalah PILIHAN

Namanya adalah Thomas. Ia adalah seorang manager di sebuah perusahaan. Ada yang unik dari diri Thomas, yaitu setiap kali ia pindah kerja ke perusahaan lain selalu ada saja rekan kerjanya yang juga ikut pindah ke perusahaan yang sama. Dengan kata lain mereka mengikuti kemana Thomas pergi.

Selidik punya selidik, ternyata teman-teman Thomas itu merasa nyaman dengan Thomas. Ia dianggap tidak hanya memiliki kepribadian yang menyenangkan, tapi ia juga bisa menjadi motivator bagi teman-teman kerjanya. Setiap kali temannya mengalami berada di kondisi yang buruk, Thomas selalu ada di samping temannya untuk memberikan semangat dan selalu melihat sisi positif dari kejadian buruk yang dialami.

Melihat hal tersebut, suatu hari bertanyalah pimpinan Thomas.

"Bagaimana caramu dapat selalu BERPIKIR POSITIF sepanjang hari?"

Thomas pun menjawab :
"Setiap kali aku memulai hariku di pagi hari, aku menyadari bahwa aku memiliki dua pilihan yaitu aku dapat memilih berada di Suasana Hati yang Baik atau berada di Suasana Hati yang Buruk. Dan aku memilih untuk selalu berada dalam SUASANA HATI 💕 yang BAIK."

"Saat aku berada dalam suatu kondisi yang kurang baik, aku menyadari bahwa aku juga punya pilihan yaitu bahwa aku bisa ikut menjadi korban keadaan yang tidak baik tersebut atau aku bisa mengambil sebuah pelajaran dari kejadian buruk tersebut. Dan aku memilih untuk selalu belajar dari suatu kejadian."

"Hidup adalah sebuah PILIHAN. Setiap hal yang terjadi pada diri kita adalah sebuah pilihan juga. Apakah kita melihat sebuah masalah tersebut adalah hal buruk ataukah sebuah tantangan."

"Setiap keadaan adalah sebuah PILIHAN. Kita dapat menentukan pilihan kita apa dan bagaimana reaksi kita terhadap keadaan tersebut. Kita dapat memilih berada di dalam keadaan baik ataupun buruk."

Setiap hal yang ada di diri kita yang telah kita lewati haruslah selalu kita SYUKURI. Dengan selalu menyadari bahwa hidup adalah sebuah pilihan, maka kita akan selalu memiliki pilihan untuk setiap hal yang kita lalui.

Pilihlah hal-hal TERBAIK dalam hidup Anda, SYUKURI dan YAKINI dengan SEPENUH HATI 💕 bahwa hidup adalah suatu hal yang begitu BERHARGA.

Baca Selengkapnya......

Friday, May 13, 2016

9 Langkah TRANSFORMASI DIRI Mengubah NASIB menjadi Lebih BAIK

 Allah berfirman dalam Surat Guruh (QS. Ar-Ra`d) : 11
"Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan NASIB sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan nasib yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia."
Ternyata KUNCINYA mengubah NASIB  adalah MENGUBAH KEADAAN DIRI dulu baru akan berubahlah nasib keadaan di sekitar diri dan kehidupan. Artinya, dalam dulu barulah luar, kaya hati dulu barulah kaya harta.

1. Berprasangka baik kepada Allah atas apapun kondisi kita saat ini. Ingatlah bahwa Allah selalu merespon sesuai segala prasangka hamba-Nya kepada-Nya. Untuk itu Selalulah berprasangka baik kepada Allah.
2. Prasangka yang baik kepada Allah akan melahirkan Ketenangan dan Keyakinan diri yang baik. Allah titipkan anugerah Percaya Diri yang baik kepada hamba-Nya yang benar-benar berprasangka baik kepada-Nya. Percaya Diri yang rendah hati, Yakin yang tahu diri.
3. Keyakinan diri yang baik akan menghasilkan Perasaan yang baik. Nikmatilah dengan penuh syukur perasaan baik yang Allah titipkan tersebut... Sekarang juga! Maka dengan memperbanyak rasa syukur akan semakin nikmat rasanya.
4. Perasaan baik akan melahirkan keriangan dan kecerdasan berpikir. Artinya perasaan baik akan melahirkan pikiran-pikiran yang baik dan positif, sehingga terlindungi dari godaan bisikan setan untuk selalu berpikir negatif..
5. Pikiran yang baik akan melahirkan kesantunan kata. Artinya perasaan dan pikiran yang baik akan melahirkan perkataan yang baik, benar, santun dan penuh hikmah.
6. Perkataan yang baik akan menuntun kita untuk bertindak baik. Artinya Perkataan yang baik melahirkan perbuatan yang baik.
7. Perbuatan yang baik bila terus diistiqomahkan akan menjadi sebuah kebiasaan yang baik.
8. Dan Kebiasaan baik yang ikhlas akan membentuk Karakter yang baik.
9. Setelah memiliki karakter yang baik maka lahirlah NASIB  yang baik dalam kehidupan kita.

Jadi Urut-urutannya adalah :
1. Berprasangka baik kepada Allah akan melahirkan :
2. Keyakinan Diri yang baik, lalu lahirlah :
3. Perasaan yang baik, lalu melahirkan :
4. Pikiran yang baik, lalu melahirkan :
5. Perkataan yang baik, lalu melahirkan :
6. Perbuatan yang baik, lalu melahirkan :
7. Kebiasaan yang baik, lalu melahirkan
8. Karakter yang baik, lalu melahirkan
9. Nasib yang baik.
Kesimpulannya :
1. Ketika kita ingin mentransformasi nasib menjadi lebih baik maka kita harus banyak menghadirkan dan melakukan kebaikan dalam hidup kita.
2. Bersabarlah, memang awalnya kita lah yang berupaya dengan izin-Nya untuk membentuk Karakter yang baik, tapi setelah terbentuk Karakter yang baik maka Karakter baiklah yang akan berupaya membentuk NASIB BAIK untuk kita, atas izin Allah.
Salam Keberlimpahan
-----------------------

Baca Selengkapnya......

Berdayakan Diri mu, Sekarang Juga !!!

Agar KEMAMPUAN DIRI Terus Meningkat dan MAMPU di Tingkatkan
Dalam DOA di kesehariannya, Mohonkan hal ini pada Allah...
1. Kemampuan untuk "Menerima" semua apapun yang HADIR yang tidak bisa kita Rubah...
a. Berikan Makna yang berbeda.   b. Beri Arti, Nilai yang positif.
2. Kemampuan untuk "Mengubah dan Memperbaiki" semua apapun yang masih bisa di Rubah dan di Perbaiki. (*Butuh ILMU serta Bimbingan dan Tuntunan Guru)
3. Kemampuan untuk "Memilah Memilih dan Mengambil Keputusan" secara Bijak, Fokus pada hal yang selalu Membaikkan, Memberdayakan dan Mendekatkan Diri pada Allah.
4. Kemampuan untuk senantiasa berPikir berSikap dan berTindak secara Cepat Tepat sesuai Benar dalam Bimbingan dan Tuntunan Allah selalunya.
5. Kemampuan untuk menyikapi hal apapun yang HADIR dalam Hidup dengan Sikap Diri yang Terbaik selalunya. Senyum Tenang Tabah Sabar Damai BerSyukur Ikhlas Pasrah BerSerah Diri sepenuhnya pada Allah.
Ya Allah Karuniakan Kemampuan tersebut pada kami…..
Alhamdulillah aamiin
Terima Kasih Ya Allah atas segalanya
Untuk Lebih Memastikan adanya Kemampuan yang Lebih Meningkat, maka PASTIKAN Ikuti Program Pelatihan Buka Aura Nur Ilahi NurSyifa’.
No Action Nothing Happened, Take Action Miracle Happened
Mari Segerakan PERUBAHAN, Jangan Menunggu hingga Hidup mu Susah dulu baru Mau Berubah !!!

Baca Selengkapnya......

Tuesday, February 9, 2016

Bekerja dengan KUALITAS yang MELAMPAUI Bayaran


Bila Anda di gaji Rp. 10.000.000,- oleh perusahaan, namun anda Bekerja seperti orang di gaji Rp. 20.000.000,-
Maka Allah akan MEMBAYAR Lebihnya dengan Kesehatan, Karir, Keluarga Sejahtera, Perlindungan Keselamatan, Keharmonisan, dll.

Namun sebaliknya, bila Anda bekerjanya seperti orang yang bergaji Rp. 5.000.000,-
Maka Allah pun akan MENUNTUT Sisanya dengan Penyakit, Kesulitan, Musibah, Hutang, dll.

Jadi...BEKERJALAH YANG MAKSIMAL

Ikhlaslah, Yakinlah dengan Ketentuan dan AturanNya. Lalu PerHATIkan apa yang akan Allah Karuniakan untuk Hidup mu !!!
-------------
Salah satu ciri orang yang MEMANTASKAN DIRI atau orang yang "Membesarkan Wadah", adalah :
Dia selalu bekerja dengan kualitas yang Melebihi bayarannya ... Misalnya, dia dibayar sejumlah X, tapi dia bekerja dengan kualitas 10X nya ... Ini contoh ...
Lama kelamaan, Kehidupan melihat (Allah Mengetahui), orang itu tidak pantas dibayar segitu ... Maka dinaikkanlah Derajat, Pangkat dan Rejekinya ...
Caranya? Entah bagaimana cara-NYA ... Keadilan akan ditegakkan dan itu PASTI ... Dalam hal ini, tidak perlu mendikte-NYA, tentang kapannya dan bagaimananya ...
Lha kalau misalnya, dia adalah seorang karyawan dengan gaji tetap, atau kenaikan gajinya belom tentu 5 tahun sekali ... Apa gunanya bekerja melebihi bayarannya? ... Toh bosnya tetep bayar dia segitu khan? Ngapain juga? Percuma?

Sesungguhnya, setiap dari kita ini BEKERJA untuk Kehidupan ...
 
Jadi, misalpun bos atau owner perusahaan itu pelit ... Namun seseorang itu tetap Setia, Bekerja dengan Kualitas Melebihi Bayarannya ...
Maka kehidupan, selalu punya cara, untuk "MEMBAYAR" Kualitas orang itu ... Kehidupan tidak kehabisan strategy, untuk menaikkan Derajat, Pangkat dan Rejeki orang itu ... Ini tidak akan meleset ... PASTI !
Bisa dengan munculnya "Hadiah-hadiah" di luar gaji ...
Karena Rezeki tidak identik dengan gaji ... Atau, kalau memang antara "Kesetiaan memberikan Kualitas" dan "Bayaran", perbandingannya terlalu tidak pantas, bisa saja seseorang itu dipertemukan dengan peluang yang lebih baik ... Atau, dia akan ketemu bos lain, yang akan membayar dia sangat besar ... Skenarionya tak terduga pokoknya ...

Salah satu cara "Demo Naik Gaji" yang paling teruji selama berabad-abad adalah, dengan cara "Bekerja dengan Kualitas Melampaui Bayaran" ... 

Karena dengan cara itu, seseorang sedang membesarkan wadahnya ... Wadah yang besar, isi akan menyesuaikan ... Wadah yang kecil, ya tetap akan menerima kecil, bagaimanapun besar Usaha dan Napsu mendapatkannya ...

Selamat Bekerja dengan Kualitas yang MELAMPAUI Bayaran / Gaji ...
TERAPI NURSYIFA’ - TERAPI SEKALIGUS BERIBADAH

Baca Selengkapnya......