Tuesday, December 3, 2013

Terapi NurSyifa' Mengobati Penyakit dengan berbagai Macam Cara

1. Dengan mengalirkan Energi Penyembuhan NurSyifa' ke tubuh pasien yang sakit. 
Hal itu akan memperlancar aliran darah dan menghancurkan sumbatan-sumbatan yang mengganggu. Dengan lancarnya aliran darah, suplai oksigen ke organ-organ tubuh menjadi maksimal atau optimal. Secara bertahap, organ tubuh yang lemah atau sakit menjadi pulih dan sehat kembali. Pengapuran digempur, asam urat dinetralisir, reumatik diusir pergi, pegal-pegal, pusing atau sakit kepala akan lenyap dan tubuh terasa segar, bersemangat dan lebih kuat.
 

2. Dengan Memprogram Ulang seluruh organ dan sel tubuh yang berubah fungsi atau gagal fungsi, kembali ke fungsi aslinya yaitu membentuk sel tubuh yang sehat. 
Sel tubuh yang berubah menjadi tumor, kanker, kista, mioma, gondok, benjolan akan kembali menjadi sel yang sehat. Organ tubuh yang tidak berfungsi menjadi berfungsi kembali, seperti gagal ginjal, kencing manis, jantung koroner, darah tinggi, dsbnya. Bahkan syaraf-syaraf motorik yang rusak akibat stroke maupun benturan bisa di aktifkan lagi, sehingga fungsinya normal kembali. Sebagai contoh, yang lumpuh dapat bergerak lagi.
 

3. Menguras Racun-racun, penyakit di dalam organ tubuh yang sakit dan lemah, dan membuangnya melalui darah, kemudian dikeluarkan dari tubuh melalui saluran pembuangan seperti saluran kencing, saluran hadas besar, keringat, dsb. 
Perbedaannya dengan dunia medis adalah penggunaan darah sebagai indikator dan menjaga agar darah normal secara klinis ( pemeriksaan laboratorium ) tanpa mempedulikan apakah organ tubuh rusak karenanya. Misalnya penyuntikan insulin untuk penderita diabetes menyebabkan rusaknya kelenjar tubuh yang biasanya memproduksi insulin. Hal ini mengakibatkan ketergantungan insulin dari luar ( harus suntik insulin selama sisa hidupnya ). Bayangkan.....! Terapi NurSyifa' kembali mengaktifkan kelenjar Pankreas agar kembali memproduksi Insulin secara normal.
 

4. Menggunakan Teknik Teleportasi untuk Penyembuhan. Bila Santet dan Teluh mengirim masuk benda-benda dan penyakit ke dalam tubuh seseorang, terapi NurSyifa' justru mengambil dan memindahkan penyakit atau santetan ke sebutir telur. Maka dengan di angkatnya penyakit / santetan tersebut, si sakit sembuh. Ini benar-benar nyata, juga bila ada permintaan untuk membuang susuk. Setelah susuk dipindahkan ke dalam telur, lalu telur dipecahkan, ternyata di dalam telur tersebut ada susuk yang berhasil di cabut. Terapi NurSyifa' terbukti mampu menyembuhkan penyakit medis dan non medis ( yang tidak mampu di sembuhkan secara medis ), yang kronis sekalipun.
 

5. Energi Penyembuhan NurSyifa' mampu menembus ke dalam otak, syaraf-syaraf yang halus, ke dalam perasaan dan hati seseorang, bahkan membersihkan jiwa, raga, hati maupun pikiran seseorang yang kalut, stress, depresi dan menenangkannya serta menyembuhkannya. Karena NurSyifa' digali dan merupakan kemu'jizatan Al-Qur'an dan Al-Hadist, maka ia sangat Islamiah dan bersifat universal ( dari agama lain dapat berobat juga ).
 

6. Energi Penyembuhan NurSyifa' dapat mengusir mahluk-mahluk jahat yang bersarang dalam diri seseorang, membuang sifat-sifat jahat, membuang hawa kegelapan yang mengganggu, membuang unsur-unsur hewani, yang mengakibatkan penderitaan dan kesusahan bagi umat manusia. Mahluk jahat mengobok-obok hati manusia agar menjadi hyper-sensitive, pemarah, penyedih, pemurung, bahkan mempengaruhi untuk berbuat jahat.
 

Pengobatan Islami yang telah dikenal berabad-abad kedahyatannya yang mampu menyembuhkan segala penyakit ini dikombinasi dengan Pengobatan Tradisional Budaya Bangsa berupa : Jamu, Herbal, serta Terapi Biologi yang telah dikenal Ampuh dan Manjur.
Menurut pengalaman dan observasi sejak tahun 1984, keberhasilan penyembuhan mencapai 70 % - 90 %. Yang gagal beberapa di antaranya kerena malas berdzikir ( dengan dzikiran yang di tetapkan ), kurang sabar, hingga ketika hampir sembuh berhenti berobat, karena dicampur-aduk dengan pengobatan lain, atau karena hal lain (Takdir dari Allah SWT).







Silakan Pelajari Info di bawah ini :




No comments: