PAWANG HUJAN NURSYIFA’.
Pawang Hujan bukan
menghentikan hujan akan tetapi memindahkan hujan ketempat yang lain seperti :
ke gunung, lembah, laut atau hutan karena ada sesuatu hajat atau hujan itu
mendatangkan mudharat.
Berdasarkan Hadits
diatas dapat diambil kesimpulan secara metoda hikmah:
1. Meneliti terlebih
dahulu kondisi langit
2. Hujannya memberi
mudharat
3. Memohon kepada
Allah
4. Tawassul kepada
Nabi Muhammad
5. Memindahkan hujan
pada tempat lain seperti pegunungan, Laut, lembah-lembah atau hutan dengan
berdoa kepada Allah.
Memohon
Memberhentikan hujan berarti menolak rahmat Allah yang dibutuhkan oleh semua
alam seperti:manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan dan bumi dan menghambat permohonan
manusia yang sedang menjalankan Istisqo sesungguhnya hanya Allah yang dapat
memberhentikan hujan.
"Maka Aku
berkata : Minta ampunlah kepada Tuhan kamu sesungguhnya Dia adalah Maha
Pengampun. Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan hebat" (QS. Nuh
:10-11).
Syaikh Syarbini
Khatib berkata : "Terkadang menolak hujan dengan melakukan perbuatan
sebaliknya". "Janganlah satu kaum enggan memberikan zakat melainkan
terhambat untuk mereka hujan" (HR.Baihaqi ).
Liputan MetroTV dalam Pelatihan Pawang Hujan NurSyifa’
Kemampuan Pawang Hujan
merupakan salah satu bidang keilmuan dalam Pengembangan Potensi Diri di NurSyifa’
setelah mengikuti Kegiatan Pelatihan Buka Aura Nur Ilahi NurSyifa’.


No comments:
Post a Comment